VERSI TIME MAGAZINE
SBY terpilih menjadi 100 orang berpengaruh di Dunia.
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terpilih menjadi salah satu dari 100 orang yang berpengaruh di dunia tahun 2009 versi majalah Time. Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal di Ka.ntor Presiden, Senin (13/4) pagi. (from situs web resmi presiden RI:SBY)
http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/04/13/4201.htm
Tapi terdapat kabar yang beredar
surat TIME untuk SBY palsu?
Nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak tercantum dalam finalis 100 tokoh paling berpengaruh versi Majalah TIME. Juru Bicara Kepresidenan Dino Pati Djalal meminta publik agar menunggu TIME merilis ‘pemenang’ TIME 100 awal bulan depan.
“Kita tunggu sajalah 1 Mei,” kata Dino saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (24/4).
Menurut Dino, pihak Istana Kepresidenan telah menerima surat resmi dari majalah TIME yang menyatakan SBY masuk dalam daftar orang paling berpengaruh di dunia. “Surat itu menyatakan akan keluar majalah TIME baru yang berisi list 100 orang itu. Nah nama Presiden akan ada di daftar itu,” kata Dino.
Soal mengapa nama SBY tidak tercantum dalam daftar kandidat di situs TIME, Dino juga tidak mau menjadikan itu sebagai masalah. “Yang kita pegang surat dari TIME saja, ya kita tunggu saja,” lanjutnya.
Setiap tahun, TIME memang mengeluarkan daftar orang paling berpengaruh dunia atau lazim disebut TIME 100. Untuk bisa masuk TIME 100, TIME lebih dulu memilih ratusan kandidat yang memenuhi kriteria yang ditentukannya.
Untuk memeras kandidat menjadi 100 orang, TIME mengundang partisipasi publik untuk memberi nilai. 100 Orang yang menyabet nilai tertinggi nantinya akan dirilis pada 1 Mei 2009.
Nama-nama populer yang tercantum antara lain Barack Obama, Anwar Ibrahim, Brad Pitt, Angelina Jolie, duo pengembang Twitter, mantan PM Inggris Tony Blair, mantan Menlu AS Madeline Albright, mantan Presiden Rusia Vladimir Putin, PM Italia Silvio Berlusconi, dan mantan Presiden AS George W Bush, Sarah Palin, dan Michelle Obama.
SBY Diundang Hadiri Anugerah TIME 100, Tapi Tidak Bisa Hadir
Istana Kepresidenan menegaskan bahwa informasi SBY masuk 100 tokoh berpengaruh TIME adalah berdasar dari surat pucuk pimpinan Majalah TIME di New York. Bahkan SBY juga diundang untuk menghadiri malam anugerah TIME 100.
“Ada undangan pada Presiden untuk menghadiri gala dinner anugerah pada 5 Mei di New York. Tapi Presiden tidak bisa hadir,” ujar Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal.
Dino menuturkan, informasi bahwa SBY masuk daftar 100 tokoh berpengaruh didapatnya dari surat pemberitahuan dari Chief Editor TIME Michael Elliot. “Menurut surat itu list 100 tokoh dunia berpengaruh tersebut baru akan terbit 1 Mei,” ujar Dino.
Dino mengaku pihaknya tak perlu mengkonfirmasi TIME meskipun nama SBY tidak muncul di daftar finalis TIME 100 di website TIME. “Mungkin yang di web itu buat pemanasan saja, sama dengan Nobel. Jadi nggak perlu sampai minta klarifikasi,” jawab Dino.
Surat TIME untuk SBY Palsu?
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat surat undangan untuk menghadiri pengumuman 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia versi Majalah TIME. Undangan tersebut juga sekaligus memberitahu bahwa SBY masuk dalam daftar list yang diluncurkan TIME setiap tahun itu.
Namun anehnya, nama SBY sama sekali tidak terdapat dalam daftar kandidat yang tercantum dalam situs TIME. Keanehan itu menjadi berbincangan cukup hangat di milis-milis.
Beberapa anggota milis bahkan mempertanyakan soal keaslian surat yang konon dikirimkan dari Majalah TIME yang berbasis di Amerika Serikat (AS) itu. Mereka menduga, surat dari TIME itu palsu.
“Dari daftar 207 nama itu pun, nama SBY juga nggak ada. Lalu Dino (Jubir Kepresidenan) dapat surat dari TIME mana? Jangan-jangan ada TIME supertoy,” begitu tulis salah satu milis di Yahoogroups.com seperti dikutip detikcom, Jumat (24/4).
Sementara itu seorang anggota milis lainnya menulis bahwa dirinya telah menelusuri situs TIME dan tidak menemukan nama SBY. “Satu satunya nama yang terdengar seperti nama orang Indonesia adalah Anwar Ibrahim. Mungkin saya keliru. Tapi saya tak menemukan hingga urutan 200 sekalipun. Apakah ada TIME yang lain?” tulisnya.
Detikcom telah berusaha mengkonfirmasi kepada TIME tentang surat yang diterima pihak Istana Presiden. Namun hingga kini, surat elektronik tersebut belum dibalas. (Detikcom/x)